Ketahui, Gejala Difteri dan Cara Mencegahannya

SehatDok.xyz - Difteri merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Adapun gejala difteri disertai dengan tanda-tanda berupa sakit tenggerokan, demam tinggi, terbentuknya lapisan di amandel dan sakit pada tenggerokan. Penyebab penyakit difteri disebabkan oleh bakteri penyakit yang menghasilkan racun berbahaya yang menyebar keseluruh bagian tubuh. 


Ketahui, Gejala Difteri dan Cara Pencegahannya

Adapun gejala difteri disertai tanda-tanda gejalanya antara lain :

- Tenggerokan dilapisan dengan selaput tebal yang berwarna abu-abu
- Radang tenggerokan yang mengakibatkan serak
- Terjadinya pembengkakan pada kelenjar leher
- Masalah pada pernapasan dan saat menelan
- Demam tinggi menggigil
- Batuk
- Perasaan yang tidak nyaman
- Perubahan pada penglihatan yang sudah mulai berkunang-kunang
- Suka bicara yang melantur
- Kulit yang pucat dan dingin disertai dengan keringat dingin

Kemungkinan besar masih ada gejala difteri yang tidak disebutkan di atas, dan apabila menglami gejala difteri maka segera konsultasikan dengan dokter terdekat.


Penyebab Difteri


Penyakit difteri merupakan jenis penyakit yang sangat mudah penularannya. Difteri yang disebabkan oleh Corynebacterium, yaitu jenis bakteri yang menyebarkan penyakit melalui partikel udara yang dihirup. 

Penularan difteri melalui partikel udara yang dihirup ketika orang lain sedang bersin atau batuk dapat terinfeksi difteri karena penularannya sangat efektif menyebarkan penyakit terutama apabila sedang berada ditempat ramai. 

Faktor Pemicu yang dapat meningkatkan resiko terkena difteri

- Lokasi tempat tinggal
- Tidak mendapatkan vaksin difteri terbaru
- Memiliki gangguan sistem imun HIV dan IIDS
- Memiliki sistem imun yang lemah 
- Tinggal dikondisi yang penduduk padat yang kurang higienis

Pencegahan


Cara mencegah difteri adalah dengan cara vaksin. Vaksin difteri biasanya diberikan pada balita melalui imunisasi DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis) lima kali. Anak mendapat vaksinasi DPT pada usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 18, bulan dan usia 4-6 tahun. Sedangkan anak yang sudah berusia di atas 7 tahun diberikan vaksinasi TD atau TDAP yang berfungsi melindungi terhadap tetanus, difteri, pertusis dan harus diulang setiap 10 tahun sekali untuk orang dewasa.

Baca Juga : Cara Cepat Mengatasi Demam pada Anak dengan Efektif

Demikian, Gejala Difteri serta bagaimana cara pencegahannya. Semoga artikel ini bermanfaat.

0 Response to "Ketahui, Gejala Difteri dan Cara Mencegahannya"

Post a Comment